Mata dan telinga
Sunday, October 02, 2011
Paul Erdos, Kevin Bacon, dan Erdos-Bacon Number
Bagi saya, dan mungkin bagi sebagian orang yang lain, lelaki tua ini mungkin bukan wajah yang familiar, bukan?
Bagaimana dengan foto yang kedua ini? Ah, mungkin anda bisa menebaknya langsung: Kevin Bacon.
Dan, yang terakhir, anda yang telah menonton film Thor akan langsung mengenali wajah pemeran Jane Foster: Natalie Portman ini.
Namun, mungkin sangat sedikit yang sadar bahwa Natalie Portman adalah satu dari (SANGAT) sedikit aktris yang terhubung dengan Paul Erdos dan Kevin Bacon.
Mengapa demikian? Ini sedikit ceritanya, yang secara kebetulan saya dapatkan dari berbagai sumber.
Paul Erdos adalah seorang matematikawan kelahiran Hungaria di tahun 1913 (tahun 1996 ia meninggal dunia). Ia dikenal eksentrik. Walaupun ia adalah seorang ahli matematika yang dihormati--dan sangat mungkin akan dihargai tinggi oleh banyak universitas, ia lebih banyak menghabiskan hidupnya di luar rumah dan tinggal bersama koleganya yang bersedia memberinya tempat berteduh. Yang paling mengagumkan dari dirinya adalah bahwa ia adalah penulis paper matematika terbanyak di dalam sejarah. Di wikipedia ia diberitakan menulis 1.525 paper, namun di sumber lain disebutkan jumlah yang lebih rendah, yaitu 1.475.
Nah, sebagian besar dari paper-paper matematika tersebut ditulis bersama satu atau lebih orang lain. Di tautan yang tadi dikatakan bahwa ia memiliki 511 orang kolaborator penulis.
Saat ini dunia ilmu pengetahuan diwarnai oleh saling-kait antar ilmu pengetahuan. Sulit mencari ilmu di dunia yang tidak berhubungan dengan matematika. Fisika, kimia, bisnis/keuangan, biologi, astronomi, statistika adalah contohnya. Bahkan ilmu politik sangat mungkin meminjam sebagian teori yang ada di dalam matematika.
Dari saling-kait antar ilmu tersebutlah Erdos kemudian menjadi semacam ukuran. Sebanyak 511 orang yang telah berkolaborasi dengan Erdos secara langsung dalam penulisan paper tentu akan berkolaborasi lagi dengan orang lain. Orang yang telah berkolaborasi tersebut akan berkolaborasi lagi dengan orang yang lain lagi, demikian seterusnya. Ke-511 orang yang pertama tersebut kemudian diberi angka indeks 1 yang menunjukkan bahwa orang tersebut pernah berkolaborasi secara langsung dengan orang berindeks 0, yaitu Erdos sendiri. Jika 511 orang tadi kemudian menulis lagi dengan masing-masing dua orang kolaborator yang sama-sekali tidak pernah menulis bersama Erdos, maka 1.022 orang tersebut (511 x 2) adalah orang berindeks/berangka 2, yaitu orang yang pernah menulis paper dengan orang yang secara langsung menulis paper bersama Erdos. Demikian seterusnya, sehingga akan anda orang yang memiliki angka Erdos 3, 4, 5, hingga tak-hingga.
Itu yang disebut dengan Erdos Number.
...
Ketika membintangi film The River Wild di tahun 1994 (salah satu film yang bagus sekali menurut saya), Kevin Bacon berseloroh bahwa setiap orang di Hollywood pasti pernah bekerja dengannya. Beberapa orang kemudian penasaran tentang jumlah film yang sebenarnya telah dibintangi oleh Bacon dan berapa banyak orang yang telah bekerja-sama dengannya, khususnya membintangi film. Orang-orang tersebut kemudian membuat sebuah permainan yang sebenarnya berbasis konsep six degree of separation. Contoh penjelasan konsep ini bisa dibaca dengan mengklik kata tautan ini. Penjelasan lain ada di tautan ini.
Sama dengan angka Erdos, angka Bacon tidak berarti bergerak ke depan, namun juga ke belakang, ke masa lalu. Misalnya, di wiki disebutkan bahwa Elvis Presley memiliki angka Bacon 2 karena ia pernah bermain film bersama Edward Asner di tahun 1977 di dalam film Change of Habit, sementara Edward Asner pernah bermain film dengan Bacon di tahun 1991 di dalam film JFK. Namun, tentu saja geraknya juga bisa ke arah depan.
Tapi, apakah Kevin Bacon, di antara sebegitu banyak bintang di Hollywood, cukup pantas dijadikan pusat semesta di Hollywood dan kemudian memberi label pada orang-orang lain yang menunjukkan apakah orang itu dekat atau tidak dengan Bacon. Misalnya ada Clint Eastwood yang lebih pantas yang telah berkarir sejak tahun 1950-an. Di IMDB.com data jumlah film Bacon hingga 2011 adalah 72 judul, sementara Eastwood hanya 66 judul film. Saya tidak tahu seberapa lengkap data ini. Yang jelas, Bacon menurut sebuah penelitian memang bukanlah titik pusat dari semesta Hollywood dan ini menjadi lebih menguatkan perannya untuk dijadikan titik pusat di Hollywood untuk mencari keterhubungan antar orang di sana.
Lalu bagaimana dengan Natalie Portman. Sebagai aktris sangat mungkin ia memiliki kaitan dengan Bacon. Jika anda memasukkan namanya ke dalam pencarian di oracleofbacon.org, maka di sana ditunjukkan bahwa Portman pernah bermain di film Heat dengan Xander Berkeley (1995), sementara Berkeley pernah bermain di film A Few Good Men (1992) bersama Bacon. Jadi, Portman memiliki angka Bacon 2 melalui jalur Berkeley (angka Bacon 1). Namun, Portman dan Bacon ternyata pernah bermain bersama di dalam film New York, I Love You sehingga angka Bacon-nya menjadi 1 dalam jalur ini. Jadi, dari jalur yang berbeda-beda, seseorang bisa memiliki angka Bacon yang juga berbeda-beda dan bisa kemudian dibuat rata-rata angka Bacon bagi seseorang, jika tidak ingin mengambil nilai terendahnya.
Portman sendiri tidak hanya memiliki dua jalur itu dengan Bacon. Ada beberapa jalur lain yang bisa anda periksa ke situs di atas. Misalnya ada Matt Dillon yang bermain bersama Portman di film Beautiful Girls (1996) dan Dillon bersama Bacon di film Loverboy (2005).
Nah, ternyata Portman sendiri juga memiliki angka Erdos sendiri! Ini fakta yang mengagumkan karena tidak banyak orang dunia hiburan yang pernah menulis paper dan kemudian memiliki angka Erdos yang jelas, bukan angka yang tak-terdefinisikan.
Natalie Portman sebenarnya terlahir sebagai Natalie Hershlag. Ia sengaja menggunakan nama ibunya demi melindungi keluarga bapaknya. Ia adalah Yahudi dari kedua sisi dan berasal dari keluarga yang melek pendidikan tinggi sejak dari kakeknya. Bahkan darah spionase juga mengalir di dirinya!
Portman, selain aktif di dunia film, juga adalah sarjana psikologi lulusan Harvard. Nah, di sini ia menulis sebuah paper bersama Abigail A. Baird. Baird pernah menulis bersama Gazzaniga; Gazzaniga pernah menulis bersama dengan Victor; Victor pernah menulis bersama dengan Gillis; dan Gillis pernah menulis bersama dengan Erdos. Jadi, dengan demikian, Natalie Hershlag atau Natalie Portman memiliki angka Erdos 5 melalui jalur Baird--Gazzaniga--Victor--Gillis--Erdos dari laman wikipedia ini (lihat catatan kaki 54-58).
Jadi, kalau digabungkan Natalie Portman memiliki angka Erdos-Bacon 6 (angka Erdos 5, angka Bacon 5). Dan ia satu dari sedikit orang di dunia yang memiliki angka Erdos-Bacon!!!
Beberapa nama lain yang memilikinya ada di laman wikipedia ini. Di antara mereka ada Carl Sagan, John Nash, Stephen Hawking, dan Collin Firth (film English Patient).
Cerita ini saya jumpai ketika awalnya menonton di tivi bahwa ia termasuk satu dari beberapa pesohor dunia hiburan yang dikenal terdidik dan cerdas dan membandingkannya dengan pesohor di Indonesia yang membiarkan kecerdasan mereka tidak terdidik. Artinya, pesohor di Indonesia lebih memilih untuk melepaskan bangku sekolah dan kuliah ketimbang mendulukan sekolah ketimbang berdiri di depan kamera, seperti yang dipilih oleh Portman/Hershlag.
Yang menarik perhatian saya kemudian adalah apakah [1] ada orang di Indonesia yang memiliki angka Erdos atau Bacon atau keduanya; dan [2] apakah indeks/angka sejenis bisa dibuat di Indonesia. Kalau bisa, siapa kira-kira yang akan menjadi "Erdos" di Indonesia dan siapa yang menjadi "Bacon".
Angan-angan saya untuk "Erdos" mungkin adalah Profesor Sumitro atau Profesor Yohanes Surya. Sementara "Bacon" mungkin Benyamin Sueb atau Dedi Mizwar?
Sleman, 2 Oktober 2011
Daftar orang dengan Erdos-Bacon Number misalnya ada di:
http://en.wikipedia.org/wiki/Erd%C5%91s%E2%80%93Bacon_number#Table
Daftar nama sebagian orang yang memiliki Erdos Number saja:
http://www-users.med.cornell.edu/~jdvicto/erdos.html
Sumber gambar:
http://www.brilliantstudent.in/blog/?p=786
http://www.plambeck.org/oldhtml/mathematics/klarner/ep/index.htm
http://starcasm.net/archives/87369
http://best-movie1.blogspot.com/2011/03/6-character-posters-thor-with-natalie_6997.html
Bagaimana dengan foto yang kedua ini? Ah, mungkin anda bisa menebaknya langsung: Kevin Bacon.
Dan, yang terakhir, anda yang telah menonton film Thor akan langsung mengenali wajah pemeran Jane Foster: Natalie Portman ini.
Namun, mungkin sangat sedikit yang sadar bahwa Natalie Portman adalah satu dari (SANGAT) sedikit aktris yang terhubung dengan Paul Erdos dan Kevin Bacon.
Mengapa demikian? Ini sedikit ceritanya, yang secara kebetulan saya dapatkan dari berbagai sumber.
Paul Erdos adalah seorang matematikawan kelahiran Hungaria di tahun 1913 (tahun 1996 ia meninggal dunia). Ia dikenal eksentrik. Walaupun ia adalah seorang ahli matematika yang dihormati--dan sangat mungkin akan dihargai tinggi oleh banyak universitas, ia lebih banyak menghabiskan hidupnya di luar rumah dan tinggal bersama koleganya yang bersedia memberinya tempat berteduh. Yang paling mengagumkan dari dirinya adalah bahwa ia adalah penulis paper matematika terbanyak di dalam sejarah. Di wikipedia ia diberitakan menulis 1.525 paper, namun di sumber lain disebutkan jumlah yang lebih rendah, yaitu 1.475.
Nah, sebagian besar dari paper-paper matematika tersebut ditulis bersama satu atau lebih orang lain. Di tautan yang tadi dikatakan bahwa ia memiliki 511 orang kolaborator penulis.
Saat ini dunia ilmu pengetahuan diwarnai oleh saling-kait antar ilmu pengetahuan. Sulit mencari ilmu di dunia yang tidak berhubungan dengan matematika. Fisika, kimia, bisnis/keuangan, biologi, astronomi, statistika adalah contohnya. Bahkan ilmu politik sangat mungkin meminjam sebagian teori yang ada di dalam matematika.
Dari saling-kait antar ilmu tersebutlah Erdos kemudian menjadi semacam ukuran. Sebanyak 511 orang yang telah berkolaborasi dengan Erdos secara langsung dalam penulisan paper tentu akan berkolaborasi lagi dengan orang lain. Orang yang telah berkolaborasi tersebut akan berkolaborasi lagi dengan orang yang lain lagi, demikian seterusnya. Ke-511 orang yang pertama tersebut kemudian diberi angka indeks 1 yang menunjukkan bahwa orang tersebut pernah berkolaborasi secara langsung dengan orang berindeks 0, yaitu Erdos sendiri. Jika 511 orang tadi kemudian menulis lagi dengan masing-masing dua orang kolaborator yang sama-sekali tidak pernah menulis bersama Erdos, maka 1.022 orang tersebut (511 x 2) adalah orang berindeks/berangka 2, yaitu orang yang pernah menulis paper dengan orang yang secara langsung menulis paper bersama Erdos. Demikian seterusnya, sehingga akan anda orang yang memiliki angka Erdos 3, 4, 5, hingga tak-hingga.
Itu yang disebut dengan Erdos Number.
...
Ketika membintangi film The River Wild di tahun 1994 (salah satu film yang bagus sekali menurut saya), Kevin Bacon berseloroh bahwa setiap orang di Hollywood pasti pernah bekerja dengannya. Beberapa orang kemudian penasaran tentang jumlah film yang sebenarnya telah dibintangi oleh Bacon dan berapa banyak orang yang telah bekerja-sama dengannya, khususnya membintangi film. Orang-orang tersebut kemudian membuat sebuah permainan yang sebenarnya berbasis konsep six degree of separation. Contoh penjelasan konsep ini bisa dibaca dengan mengklik kata tautan ini. Penjelasan lain ada di tautan ini.
Menurut konsep tersebut anda hanya butuh enam langkah (satu langkah berarti adalah satu orang) untuk mengkaitkan anda dengan orang lain yang sama sekali asing bagi anda. Artinya, jika anda bertemu dengan orang asing di sebuah negara asing, maka teman anda (langkah pertama) memiliki teman (langkah kedua) yang memiliki teman lain (langkah ketiga) yang memiliki teman lain lagi (langkah keempat) yang juga memiliki teman (langkah kelima) yang mengenal orang asing ini (langkah keenam).Nah, Bacon Number itu meniru konsep Erdos Number. Setiap orang yang pernah bermain di film bersama Kevin Bacon (angka/indeks Bacon 0) adalah orang berangka Bacon 1. Orang berikutnya yang bermain di dalam film bersama teman main Bacon di film memiliki angka Bacon 2.
Sama dengan angka Erdos, angka Bacon tidak berarti bergerak ke depan, namun juga ke belakang, ke masa lalu. Misalnya, di wiki disebutkan bahwa Elvis Presley memiliki angka Bacon 2 karena ia pernah bermain film bersama Edward Asner di tahun 1977 di dalam film Change of Habit, sementara Edward Asner pernah bermain film dengan Bacon di tahun 1991 di dalam film JFK. Namun, tentu saja geraknya juga bisa ke arah depan.
Tapi, apakah Kevin Bacon, di antara sebegitu banyak bintang di Hollywood, cukup pantas dijadikan pusat semesta di Hollywood dan kemudian memberi label pada orang-orang lain yang menunjukkan apakah orang itu dekat atau tidak dengan Bacon. Misalnya ada Clint Eastwood yang lebih pantas yang telah berkarir sejak tahun 1950-an. Di IMDB.com data jumlah film Bacon hingga 2011 adalah 72 judul, sementara Eastwood hanya 66 judul film. Saya tidak tahu seberapa lengkap data ini. Yang jelas, Bacon menurut sebuah penelitian memang bukanlah titik pusat dari semesta Hollywood dan ini menjadi lebih menguatkan perannya untuk dijadikan titik pusat di Hollywood untuk mencari keterhubungan antar orang di sana.
Lalu bagaimana dengan Natalie Portman. Sebagai aktris sangat mungkin ia memiliki kaitan dengan Bacon. Jika anda memasukkan namanya ke dalam pencarian di oracleofbacon.org, maka di sana ditunjukkan bahwa Portman pernah bermain di film Heat dengan Xander Berkeley (1995), sementara Berkeley pernah bermain di film A Few Good Men (1992) bersama Bacon. Jadi, Portman memiliki angka Bacon 2 melalui jalur Berkeley (angka Bacon 1). Namun, Portman dan Bacon ternyata pernah bermain bersama di dalam film New York, I Love You sehingga angka Bacon-nya menjadi 1 dalam jalur ini. Jadi, dari jalur yang berbeda-beda, seseorang bisa memiliki angka Bacon yang juga berbeda-beda dan bisa kemudian dibuat rata-rata angka Bacon bagi seseorang, jika tidak ingin mengambil nilai terendahnya.
Portman sendiri tidak hanya memiliki dua jalur itu dengan Bacon. Ada beberapa jalur lain yang bisa anda periksa ke situs di atas. Misalnya ada Matt Dillon yang bermain bersama Portman di film Beautiful Girls (1996) dan Dillon bersama Bacon di film Loverboy (2005).
Nah, ternyata Portman sendiri juga memiliki angka Erdos sendiri! Ini fakta yang mengagumkan karena tidak banyak orang dunia hiburan yang pernah menulis paper dan kemudian memiliki angka Erdos yang jelas, bukan angka yang tak-terdefinisikan.
Natalie Portman sebenarnya terlahir sebagai Natalie Hershlag. Ia sengaja menggunakan nama ibunya demi melindungi keluarga bapaknya. Ia adalah Yahudi dari kedua sisi dan berasal dari keluarga yang melek pendidikan tinggi sejak dari kakeknya. Bahkan darah spionase juga mengalir di dirinya!
Portman, selain aktif di dunia film, juga adalah sarjana psikologi lulusan Harvard. Nah, di sini ia menulis sebuah paper bersama Abigail A. Baird. Baird pernah menulis bersama Gazzaniga; Gazzaniga pernah menulis bersama dengan Victor; Victor pernah menulis bersama dengan Gillis; dan Gillis pernah menulis bersama dengan Erdos. Jadi, dengan demikian, Natalie Hershlag atau Natalie Portman memiliki angka Erdos 5 melalui jalur Baird--Gazzaniga--Victor--Gillis--Erdos dari laman wikipedia ini (lihat catatan kaki 54-58).
Jadi, kalau digabungkan Natalie Portman memiliki angka Erdos-Bacon 6 (angka Erdos 5, angka Bacon 5). Dan ia satu dari sedikit orang di dunia yang memiliki angka Erdos-Bacon!!!
Beberapa nama lain yang memilikinya ada di laman wikipedia ini. Di antara mereka ada Carl Sagan, John Nash, Stephen Hawking, dan Collin Firth (film English Patient).
Cerita ini saya jumpai ketika awalnya menonton di tivi bahwa ia termasuk satu dari beberapa pesohor dunia hiburan yang dikenal terdidik dan cerdas dan membandingkannya dengan pesohor di Indonesia yang membiarkan kecerdasan mereka tidak terdidik. Artinya, pesohor di Indonesia lebih memilih untuk melepaskan bangku sekolah dan kuliah ketimbang mendulukan sekolah ketimbang berdiri di depan kamera, seperti yang dipilih oleh Portman/Hershlag.
Yang menarik perhatian saya kemudian adalah apakah [1] ada orang di Indonesia yang memiliki angka Erdos atau Bacon atau keduanya; dan [2] apakah indeks/angka sejenis bisa dibuat di Indonesia. Kalau bisa, siapa kira-kira yang akan menjadi "Erdos" di Indonesia dan siapa yang menjadi "Bacon".
Angan-angan saya untuk "Erdos" mungkin adalah Profesor Sumitro atau Profesor Yohanes Surya. Sementara "Bacon" mungkin Benyamin Sueb atau Dedi Mizwar?
Sleman, 2 Oktober 2011
Daftar orang dengan Erdos-Bacon Number misalnya ada di:
http://en.wikipedia.org/wiki/Erd%C5%91s%E2%80%93Bacon_number#Table
Daftar nama sebagian orang yang memiliki Erdos Number saja:
http://www-users.med.cornell.edu/~jdvicto/erdos.html
Sumber gambar:
http://www.brilliantstudent.in/blog/?p=786
http://www.plambeck.org/oldhtml/mathematics/klarner/ep/index.htm
http://starcasm.net/archives/87369
http://best-movie1.blogspot.com/2011/03/6-character-posters-thor-with-natalie_6997.html







2 Comments:
Wah saya juga baru tahu tang erdos number atau bacon number ini. tapi berdasarkan paparan bung di atas, sepertinya pola keterhubungan (linkages) seperti ini sama dengan yang dikembangkan oleh MLM atau bahkan jaringan sosial di dunia maya sekalipun... apapun itu, erdos number ini menarik juga sebagai bagian dari "permainan hitung menghitung" .... :)
Salam,
Tan Bandaro
mudahan Ismail Akhtar Abdel-Khalik bisa mendapat Erdos-Bacon..
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home